QLast-Caller, Modul Pemanggilan Nomor Antrian QLast dari Perangkat Android

Android

Sekitar 13 tahun yang lalu sejak April 2004 hingga April 2010 saya pernah bekerja sebagai staf di perusahaan penerbangan milik swasta. saya bertugas untuk melayani para penumpang/calon penumpang baik yang sudah memiliki tiket untuk keperluan City Check-In/Perubahan jadwal keberangkatan maupun yang baru mau membeli tiket. Dalam melayani para penumpang maupun calon penumpang di Town Office, kami dilarang untuk menggunakan Handphone dan sejenisnya karena hal tersebut dapat mengganggu proses pelayanan juga bisa jadi dapat membuat customer merasa kurang dilayani dengan baik.

 

seiring dengan perkembangan teknologi saat ini dengan begitu banyak bermunculan tipe dan merk Smartphone Android yang ada, mungkin perusahaan-perusahaan dapat mulai sedikit melibatkan perangkat tersebut dalam hal pelayanan (mohon maaf, bukan tidak menghargai regulasi di tiap-tiap perusahan, namun mungkin saat ini bukan lagi jamannya untuk melarang pegawai/petugas pelayanan untuk menggunakan perangkat seperti Smartphone dalam pelayanan).. mungkin perusahaan dapat sedikit berinovasi dengan perangkat-perangkat tersebut agar dapat memberikan manfaat juga bagi perusahaan. contohnya dengan modul Pemanggilan Nomor Antrian yang kami hadirkan ini, maka petugas pelayanan tidak lagi perlu terpaku pada layar monitor PC ataupun tombol Numerik Keypad untuk memanggil nomor antrian, tapi cukup sesekali melirik ke perangkat Smartphone android miliknya untuk memanggil customer. apa keuntungan untuk Perusahaan?.. perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya maintenance untuk perangkat pemanggil nomor antrian, karena apabila terjadi masalah dengan Smartphone milik pegawai, tentunya hal tersebut menjadi masalah si pemilik perangkat.. hehehe..

disisi lain, petugaspun merasa sedikit leluasa dengan perangkat yang dimilikinya karena dia tidak perlu khawatir apabila seharian melayani pelanggan kemudian dia tidak mengetahui informasi penting yang masuk ke Smartphone android miliknya oleh karena perangkat tersebut dilarang untuk berdekatan dengannya saat jam kerja.